Detox-101
#EmbraceYourBetterSelf, healthy lifestyle

Detox 101

Kapan kamu tahu saatnya untuk melakukan detox?
Tubuhmu akan menunjukkan tanda-tanda seperti masalah kulit, sulit tidur di malam hari, kurangnya energi, dan masalah berat badan, sebagai beberapa di antaranya.
Karena detoxing berarti mengeluarkan toksin dari dalam tubuh, kita pastinya harus menghindari makanan yang tidak sehat selama menjalani program. Saat masa awal program, kita juga dapat mengalami tanda-tanda diatas menjadi lebih parah sebelum menjadi lebih baik, namun hasil dari setiap orang juga akan berbeda.

Jadi, seberapa sering kita harus melakukan detox?
Sederhananya, kita harus memberikan tubuh kita istirahat dari makanan yang tidak sehat dengan cara detox minimal 7-14 hari, 2-3 kali setahun.

Tipe-tipe detox:

  1. Sauna detox
    Sauna detox dapat dilakukan 2-3 kali dalam seminggu.
  • Pros: sauna dapat membantu membersihkan tubuh dari bakteri invasive, virus, dan sel tumor, juga menjadikan jantung kita bekerja lebih keras, seperti melakukan latihan fisik. Relaksasi dari sauna juga membantu pembuluh darah membesar.
  • Cons: Jika kamu mengalami cidera, demam, atau inflamasi, tidak disarankan untuk melakukan sauna karena pergantian suhu yang terlalu ekstrem harus dihindari. Terutama untuk yang sedang memiliki penyakit jantung atau tekanan darah tinggi, juga bagi ibu hamil harus menjaga temperature di bawah 150 derajat saat di dalam sauna.
  1. Fruit & Veggies detox
    Mereka yang menjalani detox jus buah dan sayur pada umumnya tidak mengkonsumsi makanan lain selama 3 hari. Ini kedengarannya sangat ekstrem dan dapat menyebabkan kita untuk makan secara berlebihan setelah 3 hari tersebut telah berlalu.
  • Cons: tubuh kita memerlukan karbo untuk berfungsi secara normal, karena jika tidak, tubuh akan kekurangan nutrisi dan vitamin. Kurangnya sodium juga akan mengakibatkan pusing atau sakit kepala.
  • Pros: detox jenis ini sebenarnya dapat dimaksimalkan jika digabung dengan kacang-kacagan dan biji-bijian yang mendukung untuk menyuplai lemak sehat yang dibutuhkan tubuh.
  1. Sugar detox
  • Cons: sebagian besar ahli nutrisi pasti akan menyarankan kita untuk benar-benar tidak mengkonsumsi gula sama sekali selama periode waktu yang ditentukan. Dalam prosesnya, saat awal kita akan mengalami perasaan lelah dan sakit kepala.
  • Pros: saat gejala tersebut hilang, keinginan untuk mengkonsumsi makanan manis juga akan menjadi lebih jarang dan tidak intens.
  1. Tea Detox
    Detox dengan teh akan selalu terdiri dari dua bagian. Yang pagi adalah untuk menyegarkan , dan yang malam untuk membersihkan colon. Jenis detox lainnya akan mengharuskan kita untuk memiliki menu makanan yang teratur, tidak mengijinkan kita untuk mengkonsumsi berbagai jenis makanan. Sedangkan saat menjalani detox teh, kita tetap dapat mengkonsumsi makanan seperti pada normalnya kita lakukan.

Jadi, tipe detox mana yang kamu pilih?

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *